Soal Pendidikan Agama Islam Kelas V Materi Beriman Kepada Rasul Allah
Pendidikan Agama Islam Kelas V
MATERI BERIMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
Kita wajib mengenal kitab-kitab suci yang Allah
turunkan kepada para nabi dan rasul-Nya, karena mengenali akan menumbuhkan kan
keyakinan. Dan keyakinan kepada kitab Allah adalah bagian dari rukun iman,
yaitu rukun iman yang ketiga.
Kitab suci adalah wahyu
Allah yang diturunkan kepada para nabi dan rasul Allah SWT yang disampaikan kepada umatnya. Kitab suci berisi
ajaran yang harus dilakukan sebagai kewajiban serta larangan yang harus
ditinggalkan. Jadi kitab suci akan menjadi pedoman bagi nabi beserta umatnya
dalam menjalankan kehidupan di dunia dan untuk mencapai kebahagiaan di akhirat.
Allah SWT. menyuruh manusia beriman kepada kitab al-Qur’ān dan kepada
kitab-kitab yang diturunkan kepada para rasul sebelumnya.
1. Kitab-Kitab Suci Allah
dan Isinya.
Ada empat kitab suci Allah yang harus diketahui oleh setiap orang
yang beriman. Keempat kitab suci
tersebut telah diturunkan kepada nabi dan rasul. Semua kitab suci tersebut
diturunkan oleh Allah kepada para nabi dan rasul untuk dijadikan pedoman dan
petunjuk memperoleh keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Marilah kita
pelajari secara ringkas keempat kitab suci yang wajib kita ketahui.
a. Kitab Taurat
Kitab Taurat diwahyukan
Allah kepada Nabi Musa a.s. . Kitab Taurat menggunakan bahasa Ibrani. Diturunkan di Bukit Thursina,
Allah SWT lansung berbicara kepada Nabi Musa a.s., karena itu Nabi Musa diberi
gelar Kalimulla>h, artinya orang yang
diajak berbicara lansung oleh Allah SWT.
b. Kitab Zabur
Kitab Zabur diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Daud a.s. Ketika beliau menduduki tahta sebagai raja Bani Israil
Adapun isi kitab Zabur adalah tentang tauhid atau keimanan, ajaran
berzikir pada Allah, dan nasihat
agar mengikuti kebenaran dan hikmah.
c. Kitab Injil
Kitab Injil diwahyukan Allah kepada nabi Isa a.s. Al-Qur’ān menyebutkan bahwa seluruh isi kitab Injil adalah wahyu dari Allah yang disampaikan kepada nabi Isa
Al Quran adalah kalamullah
atau firman Allah bukan kata-kata manusia, jin, malaikat, dan bukan pula perkataan syetan. al-Qur’ān diturunkan tidak sekaligus, tetapi berangsur-angsur, ada
yang lima ayat, tujuh ayat, dan beberapa ayat lainnya. Peristiwa turunnya ayat al-Qur’ān
dikenal dengan Nuzulul Quran. Nabi Muhamad pertama kali menerima
wahyu saat beliau berusia 40 tahun, yakni ketika beliau menyendiri di Gua Hira’
untuk beribadah kepada Allah. Dengan turunnya wahyu ini, Nabi diangkat sebagai
utusan Allah. Sejak itu al-Qur’an secara
berangsur-angsur diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Hingga beliau wafat.
Al-Qur’ān terdiri dari 114 surah, terbagi dalam 30 juz dan 6.236
ayat. Lama waktu penurunannya kurang lebih 23 tahun. Dari 23 tahun itu dibagi
pada dua periode; 13 tahun ketika beliau masih berada di Makkah, dan 10 tahun
sisanya ketika beliau sudah hijrah ke Madinah.
Bagus dan sesuai
BalasHapus